Kelomang (Anomura)
merupakan hewan jenis Arthropoda yang sebagian atau seluruh siklus hidupnya
berada di kawasan perairan (zona akuatik). Hewan ini hidup tersebar dan tidak
membentuk koloni atau kelompok sehingga jarak antar individu cenderung jauh
atau jarang. Hal ini mempengaruhi pola distribusi individu dalam populasi atau
disebut juga distribusi internal. Selain itu, habitat yang ditempati kelomang
bergantung pada faktor biotik dan abiotik yang juga mempengaruhi distribusi internal.
Dalam hal ini faktor abiotik seperti suhu, salinitas, DO (Dissolved Oxygen), dan komposisi substrat penyusun yang dibahas
berkaitan dengan distribusi internal. Setiap organisme memiliki kisaran
tertentu terhadap faktor abiotik agar tetap hidup. Organisme tertentu bisa
hidup pada suhu dan salinitas yang tinggi, tetapi organisme yang lain belum
tentu bisa. Organisme tertentu menyukai jenis substrat tertentu sehingga
substrat yang sesuai dengan jenis tersebut akan banyak yang menghuninya,
sedangkan jenis substrat yang lain tidak. Hal ini yang dapat mempengaruhi
kerapatan individu berdasarkan jenis substrat sehingga dapat dianalisis dengan
menggunakan statistik.
Kata kunci: Kelomang,
distribusi internal, DO, substrat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar